Pages

10/15/2011

Life

Kehidupan

Hidup.. bagaikan kapal di tengah samudra

Terombang ambing oleh gelombang

Kadang badai datang menerpa

Badai yang sangat hebat

Yang membuat kapal tersebut berantakan

Yang membuat awak awak kapal kerepotan

Yang membuat kapten kapal kebingungan

Yang membuat hilang harapan

Tetapi, ada saat nya juga

Matahari menyingsing

Dengan sinarnya yang berwarna kuning kemerahan

Elok nan indah bak warna kulit jeruk dan kulit pisang

Yang disatu padukan dengan rasa cinta

Yang dengan senantiasa menyinari bumi

Tanpa kenal lelah, dan tanpa pernah mengeluh

Hidup…

Yang bagaikan kapal itu…

Yang mempunyai awak awak kapal

Yang dapat disandingkan dengan manusia manusia penghuni bumi

Kadang kala, mereka senang dengan suatu kebaikan

Kadang kala juga, mereka malah mengeluh

Dikarenakan telah diberi badai

Badai yang tak seberapa

Jika dibandingkan

Dengan yang dialami semut semut

Yang mencari makan ditengah hutan

Dengan tubuh sekecil itu

Mereka tetap berusaha mencari makan

Walaupun dengan rasa takut akan pemangsa pemangsa semut

Tetapi mereka tetap berusaha

Manusia yang mengeluh

Bak seekor kupu kupu

Kupu kupu nan indah lagi rupawan

Dengan sayapnya yang berwarna warni

Antena nya yang mempunya 2 cabang

Yang menampakkan keindahan dan keelokkannya

Sedang terperangkap

Di jaring laba laba

Manusia yang mengeluh

Akan menjadi santapan

Bagi manusia yang mempunyai rasa syukur dan motivasi

Mereka bagaikan seekor singa

Yang sedang mengintai mangsanya

Di kegelapan malam

Di padang rumput

Nan luas serata indah, lagi gelap gulita

Manusia yang terlarut dalam kesedihan yang terlalu jauh

Bak kertas yang dicelupkan ke air

Basah karena air yang membasahinya

Rapuh…

Yang dengan sekali sentuh saja, bisa merobekkan kertas itu

Yang tidak akan bisa kering, tanpa merobekkan sang kertas itu sendiri

Bagaimana dengan manusia

Yang terlalu larut dengan kesenangannya?

Mereka selalu berjalan

Bak sepucuk daun

Yang diterbangkan oleh angin

Yang tidak tau kemana arah tujuannya

Dan berakhir di angin topan

Yang membinasakan sekitarnya

Mereka hanya mengikuti

Nafsu nafsu yang tidak jelas

Nafsu nafsu yang mereka elu elu kan

Nafsu nafsu yang mereka bangga bangga kan

Nafsu nafsu yang menggambarkan keindahan pemandangan dari atas tebing

Tanpa menyadari dia telah berada di ujung tebing

Pada akhirnya

Hanya dengan dorongan kecil

Yang dihasilkan oleh angin pun

Manusia itu akan jatuh

Tanpa menyadari dirinya sedang jatuh

Mereka terlalu menikmati keindahan pemandangan

Dan lalai akan dirinya sendiri

No comments:

Post a Comment